Beranda > opinion > Pemilukada (Pilkada) Karawang 2010 Apa Kabar?

Pemilukada (Pilkada) Karawang 2010 Apa Kabar?

Pemilukada atau Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Karawang tahun 2010 ini dalam perjalanannya tampak pasang surut, beberapa bulan yang lalu gairahnya terasa di offline dan online, namun kini tampaknya kembali surut seiring dengan terus mundurnya jadwal pemilukada Karawang dari KPUD Karawang sendiri. Namun dibalik jadwal dan pelaksanaan Pemilihan Bupati Karawang dan Wakil Bupati Karawang 2010 yang belum pasti ini, fenomena menarik adalah dari munculnya banyak calon dengan optimisme didadanya masing-masing, termasuk dada tim suksesnya juga kali.. hehehe.. optimisme itu saya lihat hadir karena kemungkinan besar Incumbent Bupati Karawang sekarang yang tidak bisa mencalonkan dirinya kembali, dikarenakan sudah menjabat 2 periode.

Sudah tidak menjadi rahasia umum, jika Incumbent menjadi calon kuat jikapun kembali masuk bursa pemilihan, karena dia sudah dikenal oleh masyarakat dan sudah punya akar politik yang kuat di Kota Pangkal Perjuangan ini. Dengan tidak majunya dia, berarti peluang calon bupati dan wakil bupati Karawang kini menjadi terbuka lebar. Bahkan diprediksi bakal sengit, mengingat rata-rata mereka adalah muka-muka baru. Baru turun ke masyarakat pas mau pemilihan, baru tersenyum ikhlas ketika pengen didukung.. ah… pokoknya serba barulah..

Harapan saya sebagai warga tentunya mereka (para calon) khususnya harus menempatkan mana kepentingan pribadi dan kelompok, mana kepentingan masyarakat. Satu hal yang harus diingat, kini masyarakat Karawang khususnya sudah cerdas! Jadi, loe mau sogok pake beras berapa kilo pun, masyarakat tahu mana yang terbaik menjadi pemimpinnya! Jadi, bertarunglah secara sehat, mumpung kalian masih punya kesempatan mencalonkan diri! Karena 5 atau 10 tahun kedepan, mungkin giliran saya yang maju! Hehe…

  1. Mei 10, 2010 pukul 1:31 am

    yang penting ga di korupsi urang rakyat udah seneng

  2. Mei 16, 2010 pukul 8:41 pm

    Sama, Cianjur pun kini menghadapi pemilukada, dan biasa setiap jelang pemilu jualan kecap pun merebak. Setelah itu, setelah mereka menang? Sama juga kayaknya dengan di Karawanng, rakyat ditinggalkan, rakyat berjuang sendiri untuk tetap bisa hidup.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: