Beranda > Reviews > Badai Matahari 2012 dan Pemadaman Listrik

Badai Matahari 2012 dan Pemadaman Listrik

Badai Matahari 2012 dan Pemadaman Listrik – Badai matahari juga bisa mengganggu jaringan listrik sebuah negara. Partikel bermuatan penyusun badai menginduksi pembangkit lisrik.  Pada 1989, matahari berada dalam masa sangat aktif. Ketika itu sebuah ledakan di atmosfer matahari berujung pada terlemparnya partikel bermuatan menjauhi matahari. Partikel ternyata mendekati Bumi dan berubah menjadi badai besar.

Serangan badai membuat medan magnet Bumi di sekitar kutub menjadi tak stabil. Pembangkit listrik di Provinsi Quebec, Kanada, yang berada di dekat Kutub Utara ikut terdampak. Partikel menginduksi mesin pembangkit, menciptakan lonjakan tegangan. Voltase yang berubah drastis memicu sekring pengaman di sebuah transformator utama bekerja memutus arus.

“Serangan ini berlangsung 90 detik, menyebabkan padamnya listrik di seluruh Quebec,” ujar peneliti matahari dari Program Studi Astronomi Institut Teknologi Bandung, Dhani Herdiwijaya, kepada Tempo beberapa waktu lalu.

Kejadian putus sekring di pembangkit mengakibatkan enam juta penduduk hidup tanpa cahaya. Selama 12 jam, aktivitas perekonomian di Quebec lumpuh total: sekolah-sekolah diliburkan, jaringan transportasi umum ditutup.

Gangguan oleh badai matahari juga terjadi di lantai bursa. Pada September 1989, badai matahari kembali mempengaruhi medan magnet Bumi di sekitar kutub. Kanada kembali menjadi negara terdampak. Komputer pribadi di penjuru negara itu mengalami kerusakan sementara.

Bursa efek yang banyak menggunakan komputer ikut terpengaruh. Selama tiga jam, cakram keras di pusat data bursa terganggu, menyebabkan perdagangan di lantai bursa terhenti.

Badai matahari yang melanda Bumi, Jumat, 9 Maret 2012, merupakan yang terbesar dalam lima tahun terakhir. Badai ini disebabkan oleh ledakan kelas X5–ledakan terbesar dalam setengah tahun terakhir.

Peneliti cuaca antariksa dari National Oceanic and Atmospheric Administration’s Space Weather Prediction Center, Joseph Kunches, kepada MSNBC mengatakan badai kali ini datang dalam kekuatan menengah sehingga berdampak di antariksa dan permukaan Bumi.

Menurut dia, gangguan pada pembangkit listrik berpotensi terulang. Ancaman terbesar berlaku bagi negara-negara di dekat kutub. Induksi oleh partikel bermuatan dapat memadamkan pembangkit.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: