Beranda > Berita > Baju Branded Indonesia

Baju Branded Indonesia

Baju Branded IndonesiaBaju Branded Indonesia – Kebanyakan fashionista, brand asing merupakan simbol status. Namun kini, perlahan, semakin banyak sosialita dan konsumen yang memilih brand menggunakan domestik. Menggunakan merek asing, macam kaus Armani Exchange, sepatu Y-3, atau koleksi teranyar dari Stella Mc- Cartney dan Marc by Marc Jacobs, memang masih dianggap keren. Sayangnya, hal itu membuat kemajuan Jakarta menjadi tuan rumah bagi mode di negeri sendiri sedikit terhambat.

Padahal jika dilihat dari segi material dan para pelakunya, Jakarta punya potensi besar untuk menjadi kiblat mode, setidaknya untuk kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia, yang mayoritas konsumennya masih berkiblat ke Barat untuk urusan mode, mengenakan brand asing adalah kebanggaan tersendiri. Apalagi jika busana bermerek itu dibeli di luar negeri, gengsi pun semakin meningkat. Tapi, saat resesi global melanda dan brand-brand asing menunda ekspansi, geliat mode lokal semakin kuat terlihat. Terlihat pada Grosir Baju Branded, brand-brand domestik yang semula bergerilya, mencuat ke permukaan. Bahkan distro dan clothing company yang kebanyakan dikelola kaum muda kini menjadi kekuatan tersendiri di industri mode domestik.
 
Desainer-desainer muda pun tidak lagi “takut” keluar dan menunjukkan jati diri, malah banyak di antara mereka yang langsung menggebrak pasar dengan menghadirkan show bersama atau mendirikan butik kompilasi. Level One contohnya, area belanja berisi brand-brand besutan kaum muda yang berlokasi di lantai satu East Mall Grand Indonesia itu menjadi bukti bahwa brand lokal telah menjelma menjadi kekuatan baru di ranah mode Tanah Air, yang sekaligus menunjukkan bahwa mode lokal tidak kalah dengan brand-brand asing yang semakin banyak menginvasi pasar Indonesia.

Era Soekamto, salah satu desainer muda Tanah Air, beranggapan bahwa Indonesia sebenarnya bisa menjanji pemimpin tren,setidaknya untuk market sendiri, yaitu pasar dalam negeri.  “Kita adalah bagian dari internasional, jadi tidak berkiblat. Akan lebih baik jika bisa membuat tren sendiri,” tutur Era. Dia juga mengatakan, banyak desainer Indonesia yang terbukti sukses menembus pasar internasional.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: